61 views

FPK Kota Bogor Gelar Seminar Penguatan Kelembagaan dengan Protokol Covid-19

Jurnalaksara.com – Guna mempererat tali silaturahim dengan sesama anggota dan menguatkan kembali jiwa Nasionalisme, FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Kota Bogor adakan seminar Penguatan Kelembagaan yang bertema ‘Merajut Kebersamaan Dalam Ke-Bhinekaan di Tengah Pandemi Covid-19, di Hotel Zia Agria Bogor (19/10).

Aep Saepudin, Kabid Ideologi Pembauran Kebangsaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bogor mengatakan, FPK Kota Bogor harus selalu siap pada tugas dan fungsinya sebagai lembaga yang mengutamakan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman bernegara walau disituasi yang serba sulit seperti sekarang ini (Pandemi Covid-19).

“Sebagai lembaga yang memiliki tugas menjaga keutuhan bangsa, FPK harus terus menanamkan jiwa Nasionalisme yang berajaskan Pancasila kepada seluruh anggotanya dan masyarakat pada umumnya,” sebut Aep yang mewakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bogor, Drs. Dadang Sugiarta.

Disituasi Pandemi Covid-19 ini dan gejolak di masyarakat yang akhirnya mengarah pada terjadinya perpecahan dan perselisihan, FPK harus mampu menjadi lembaga yang cepat mengindikasi dan mampu mengatasi dengan cara melakukan pendekatan dan sosialisasi sehingga dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan, yaitu pada lingkungan keluarga dan orang terdekat terlebih dahulu.

“Situasi sekarang sangat rentan disusupi pihak -pihak luar yang tidak baik, FPK harus bisa mengindikasi dan memberikan pemahaman jika terjdi seperti itu, dari lingkungan terdekat dulu, keluarga dan sekitar kita,” ujarnya.
Di lokasi yang sama Bram Sunatha yang menjabat sebagai Ketua FPK Kota Bogor memaparkan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota FPK, serta mengajak seluruh anggotanya terus waspada dan tak henti selalu menebar energi kebersamaan kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Tugas kita sebagai anggota adalah mengamalkan dan menjalankan apa yang tertuang dalam Pancasila, dan selalu merajut dan mempererat kebhinekaan pada seluruh masyarakat dengan menebar energi kebersamaan,” ungkap Kang Bram sapaan akrabnya.

Acara yang dihadiri 100 orang peserta iu dihadiri pula oleh Uly Sigar Rusadi sebagai nara sumber dari Tokoh Pembauran dan Seniwati.

Para peserta mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker serta menjaga jarak di dalam ruangan dengan sebelumnya dicek suhu tubuh sebelum memasuki gedung tempat berlangsungnya seminar.

Reporter : Jhoni
Redaktur : Yudi.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *