Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Tenaga Pendidik dan Peserta Didik, Pemkot Bogor Tunda KBM Tatap Muka

Jurnalsaksara.com – Setelah melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menunda kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang menurut rencana dimulai pada Senin (11/1). Rapat koordinasi dilakukan Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, Dewan Pendidikan, dan masukan dari orangtua murid.

Walikota Bima mengatakan, ada tiga hal yang melandasi kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bogor ditunda, yaitu kesiapan penerapan protokol kesehatan di setiap sekolah, persetujuan dari orangtua dan komite sekolah, serta situasi Covid-19.
Menurutnya, tiga aspek tersebut belum bisa terpenuhi. Oleh sebab itu, dia mengambil kebijakan dengan menunda kegiatan PTM demi keselamatan peserta didik.

“Setelah dilakukan kajian, dilakukan survey, tiga hal tadi belum terpenuhi. Sebagian besar sekolah masih belum siap, baik protokol kesehatannya maupun dukungan dari orangtuanya. Dan secara umum, di Kota Bogor kasus Covid-19 justru trennya (Covid-19) sekarang sedang naik,” kata Bima, Minggu (10/1).

Bima mengaku belum dapat mengambil keputusan soal pelaksanaan KBM tatap muka di Kota Bogor mengingat kasus Covid-19 terus meningkat. Kata dia, saat ini yang terpenting adalah keselamatan dan kesehatan para tenaga pengajar dan peserta didik.

 

Reporter  :  Boy

Redaktur  : Yudi S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *