BTM Riwayatmu Dulu…..

BOGOR. Jurnalaksara.com, – Buitenzorg itulah nama yang digunakan selama periode kolonial Belanda untuk menyebut sebuah kawasan selatan Batavia (Jakarta) yang sekarang dikenal sebagai  Kota Bogor. Hotel Bellevue orang Bogor menyebutnya sebagai Hotel Bilip, merupakan tempat yang terkenal pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Hotel ini melayani para pejabat kolonial, para pelancong dari Eropa, dan pengunjung yang datang untuk menikmati iklim sejuk dan pemandangan pegunungan yang indah di sekitarnya, khususnya Gunung Salak.

Hotel Bellevue di Bogor adalah hotel kolonial bersejarah yang terkenal dengan pemandangan indah ke Sungai Cisadane dan Gunung Salak, yang kini menjadi lokasi Bogor Trade Mall (BTM). Didirikan era Belanda, hotel ini sempat menjadi tempat menginap tokoh terkenal, termasuk penulis Eduard Douwes Dekker (Multatuli).  

Menurut catatan sejarahnya, Hotel Bellevue merupakan bagian dari identitas Bogor sebagai kota resor selama periode Hindia Belanda. Hotel Bellevue terletak dekat dengan Kebun Raya Bogor yang terkenal dan Istana Gubernur Jenderal.

Hotel Bellevenue

Nama Bellevue berasal dari bahasa Belanda yang berarti “Pemandangan yang Indah”. Hotel ini menawarkan pemandangan langsung ke aliran sungai Cisadane dan Gunung Salak, menjadikannya tempat favorit pada masanya. Menurut catatan, Hotel ini dibangun sekitar tahun 1872 dan beroperasi sampai dengan tahun 1950-an.

Bangunan hotel menampilkan desain era kolonial dengan beranda yang luas, atap genteng, dan area tempat duduk terbuka, khas arsitektur tropis yang dimaksudkan untuk memberikan naungan dan ventilasi. Taman yang rimbun dan pepohonan besar di latar depan, bersama dengan latar belakang pegunungan, menyoroti reputasi Bogor sebagai destinasi botani dan rekreasi.

Bangunan hotel ini dijaman awal kemerdekaan RI kisaran tahun 1950 sampai dengan tahun 1960-an digunakan sebagai Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad) Bogor. Seiring perkembangan dan kebijakan pemerintah lokasi ini kemudian dijadikan Pasar Induk Sayur Mayur dan Bioskop Ramayana, menyusul kepindahan Pusbekangad ke Cibinong. Sejak awal tahun 2000-an lokasi ini menjadi pusat perpelanjaan modern Bogor Trade Mall (BTM) sampai dengan sekarang.  (Samhudi Tanara dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *