Nomor Satu di Dunia, XYLARIUM BOGORIENSE

BOGOR. Jurnalaksara.com, – Indonesia ternyata memiliki Xylarium,  atau bahasa umumnya perpustakaan kayu. Perpustakaan ini ternyata keberadaannya nomor satu di dunia. Adalah Xylarium Bogoriense, demikian nama perpustakaan tersebut dan dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Hasil Hutan, Kementerian Kehutanan berkedudukan di Kota Bogor.  Perpustakaan khusus ini mendokumentasikan keragaman jenis kayu di Indonesia, yang sangat bermanfaat untuk ilmu…

Selengkapnya

Mengenal Pusbang Mitigasi

BOGOR. Jurnalaksara.com, – Indonesia merupakan negara dengan kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan, yang semakin meningkat akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Sebagian besar bencana tersebut terjadi di kawasan hutan dan daerah aliran sungai (DAS), yang memiliki keterkaitan erat dengan tata kelola hutan dan lahan. Kondisi ini menuntut adanya lembaga yang berperan…

Selengkapnya

‘Taman Topi,’ Riwayatmu doeloe… Dari Wilhelminapark Station, Terminal Kota, ‘Taman Topi’ dan Kini Menjadi Alun-Alun

BOGOR. Jurnalaksara.com, – ‘Taman Topi ‘ demikan orang Bogor menyebut tempat ini. Padahal nama sebenarnya adalah Plaza Kapten Muslihat dan Taman Ade Irma Suryani yakni satu-satunya obyek wisata edukasi di Kota ini.  ‘Taman Topi’ tidak seharusnya menyebut dengan sebutan demikian, sebab tempat ini memiliki nama resmi yaitu Plaza Kapten Muslihat. Nama tersebut adalah nama seorang pejuang Kemerdekaan Indonesia…

Selengkapnya

Hutan Buatan CIFOR, Hutan Penelitian Dramaga

BOGOR. Jurnalaksara.com, – Hutan CIFOR sebenarnya adalah Hutan Penelitian Dramaga yakni sebuah hutan buatan. Hutan ini  menarik untuk dikunjungi, sebab di hutan ini terdapat sebuah Situ (danau) yang menghampar berdampingan dengan hutan.  Luas hutan ini sendiri sekitar 60 hektar dan secara administratif berada di dua wilayah kelurahan yakni Kelurahan Situgede dan Kelurahan Bubulak Kecamatan Bogor Barat. Hutan dengan…

Selengkapnya

Bangunan Klasik Lenyap Ditelan Jaman

BOGOR. Jurnalaksara.com, – Berawal dari kekaguman seorang Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron Van Imhoff terhadap Kampoeng Baru diselatan Batavia. Kampung tersebut merupakan peninggalan kerajaan Pajajaran yang kemudian dikembangkan Tanujiwa. Karena Indahnya lokasi ini mendorong  Baron Van Imhoff untuk membangun sebuah rumah peristirahatan, dilengkapi dengan sebuah kebun besar pada tahun 1745 silam.  Bangunan inipun didisain sangat mirip dengan Blehheim…

Selengkapnya

Cikal Bakal Berdirinya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

BOGOR. Jurnalaksara.com, – Kebun Raya Bogor dalam perkembangannya, selain melahirkan sejumlah lembaga penelitian,  dan telah berdedikasi pada dunia botani, zoologi, kelautan dan pertanian serta kehutanan, juga melahirkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), adalah lembaga pemerintah non-kementerian yang berfokus pada penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejak tahun 1967, LIPI menjalankan fungsinya sebagai lembaga pemerintah…

Selengkapnya

Stasiun Bogor, Saksi Bisu Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

BOGOR. Jurnalaksara.com, – Menurut catatan sejarahnya, pada awal tahun 1870-an, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij membangun stasiun di Buitenzorg sebagai bagian terakhir dari jalur kereta api Batavia–Buitenzorg (kini Jakarta – Bogor) yang menghubungkan Kleine Boom dengan Buitenzorg. Stasiun ini bernama Stasiun Buitenzorg dibuka untuk kali pertama bagi  umum pada tanggal 31 Januari 1873. Tidak kurang dari 40 tahun pertama,…

Selengkapnya

Batu Tulis

BOGOR. Jurnalaksara.com, – Mengutip laman Cagar Budaya Kemdikbud, menurut UU Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010, cagar budaya adalah warisan budaya yang bersifat kebendaan alias tangible atau konkrit. Dengan kata lain, cagar budaya bisa dilihat dan raba dengan indra serta memiliki massa dan dimensi yang nyata. Masih berdasarkan undang-undang, cagar budaya terbagi ke dalam lima kategori, yakni benda,…

Selengkapnya

Museum Tanah

BOGOR. Jurnalaksara.com, – Museum Tanah Bogor didirikan tanggal 29 September 1988. Menjadi tempat menyimpan contoh berbagai jenis tanah dari seluruh wilayah penting di Indonesia. Semuanya dipajang dengan ukuran kecil dalam bentuk makromonolit. Juga disimpan contoh dari berbagai jenis berbatuan, pupuk, perangkat uji tanah, peta-peta, maket, dan alat survei tanah. Bersebelahan dengan contoh-contoh inceptisol, juga terlihat ada sebuah rak…

Selengkapnya

SOCIETEIT GEBOUW, Gedung Pusat Hiburan Para Pembesar dan Bangsawan Eropa

BOGOR. Jurnalaksara.com, –  Buitenzorg (Kota Bogor), dijaman kolonilal Belanda merupakan salah satu kota tujuan wisata para pembesar dan bangsawan serta masyarakat Eropa terutama Belanda dan Inggris. Boleh jadi kota ini kemudian berkembang pesat dengan tumbuhnya fasilitas kota seperti Hotel, taman-taman kota dan tempat hiburan, salah satunya adalah Gedung Sosieteit terletak di lokasi strategis di Groote Post Weg…

Selengkapnya